Buset, Guru SMK Perkosa dan foto Bugil Siswinya Di Ruang OSIS

Category : Berita Terkini views 28312 Kali diLihat

Siswi SMK diperkosa gurunya di ruang OSIS (3)

Advertisement

Lagi Lagi Kasus Pemerkosaan Terjadi di  Serang, kronologi guru SMK perkosa siswinya diruang OSIS, menurut Arrizal pemerkosaan itu bermula ketika korban berinisial NS (16) sedang mengikuti kegiatan Pramuka di sekolahnya.

Dikutip dari pojoksatu.id, pada saat itu, pelaku berinisial NB (37) meminta korban agar tidak pulang dan menunggu di ruangan OSIS, Sabtu (21/5/2016) sekitar pukul 21.30 WIB.
Korban menurut dan mengikuti perintah pelaku karena takut diberikan nilai buruk. Tak berselang lama, pelaku datang dan masuk ke dalam ruang OSIS. Pelaku lantas mengunci pintu ruangan.
Merasa gelagat tidak baik dari pelaku, korban berusaha menolak dan meminta agar segera pulang. Namun pelaku menolak. Pelaku justru mengajak korban berhubungan badan di ruang OSIS.

Karena korban menolak, membuat pelaku marah dan mencekik korban. Akhirnya korban pasrah diperkosa guru bejat di ruang OSIS, guru olahraga SMK di Kota Serang berinisial NB (37), memfoto korbannya dalam keadaan bugil.
Guru bejat tersebut sengaja memfoto korban dalam keadaan telanjang sebagai senjata pamungkas agar korban tidak melaporkan kejadian itu kepada siapa pun.

Pelaku mengancam akan menyebarkan foto telanjang korban jika melaporkan pemerkosaan yang dialaminya kepada orang tuanya maupun polisi.

Namun, ancaman dan perkiraan NB meleset. NS tetap melaporkan kejadian tersebut lantaran dia mengalami pendarahan di bagian kewanitaannya hingga depresi berat.

“Kalau cerita ke orang tua, foto telanjang itu akan disebar, dan tak segan akan mengeluarkan dari sekolah,” ujar Kasat Reskrim Polres Serang AKP Arrizal Samelino kepada wartawan saat pengungkapan kasus di Polres Serang, Rabu (25/5/2016).

Setelah perkosaan tersebut, alat vital korban mengalami pendarahan.

”Pemerkosaan tersebut terjadi pada Sabtu (21/5/2016). Saat kondisi sepi dan ruangan juga telah dikondisikan oleh si pelaku. Jadi ini sudah ada niatan dari pelaku untuk memperkosa korban,” ujar Arrizal kepada wartawan di Polres Serang, Rabu (25/5/2016).

Setelah puas memperkosa siswinya, pelaku memfoto korban dalam kondisi telanjang. Foto bugil itu akan dijadikan sebagai senjata pamungkas membuat korban tutup mulut.

Pelaku mengancam akan menyebarkan foto bugil itu jika korban melaporkan pemerkosaan yang dialaminya kepada orang tuanya maupun polisi.

Namun, ancaman pelaku tak membuat korban takut. Korban tetap melaporkan kejadian tersebut kepada orang tuanya. Selanjutnya, korban ditemani orangtuanya melaporkan kasus tersebut ke polisi.

“Kalau cerita ke orang tua, foto telanjang itu akan disebar, dan tak segan akan mengeluarkan dari sekolah,” tandas Arrizal. (IFK/Pojoksatu)

Advertisement

Incoming search terms:

Related Posts